Review: Speaker Bluetooth Polytron Muze PSP-B1

Musik seringkali menjadi teman ketika kita dilanda kebosanan. Untuk kita sendiri, mendengarkan musik dengan headphone mungkin sudah mencukupi. Akan tetapi bagaimana jika pada saat tertentu, kita sedang bersama keluarga atau teman yang juga ingin berbagi mendengarkan musik yang sama? Speaker bluetooth portable-lah solusi nya.

Banyak sudah produk speaker bluetooth portable yang beredar di pasaran, mulai dari rentang harga 100-200 ribu rupiah, sampai dengan harga jutaan rupiah. Kali ini penulis tertarik untuk me-review speaker bluetooth portable dengan harga menengah (sekitar 850 ribu rupiah) keluaran Polytron.

Produksi Indonesia. Ya, itulah Polytron, sebuah produsen perangkat elektronik lokal dengan kualitas yang menurut penulis, cukup baik. Untuk perangkat audio nya, Polytron memiliki karakter suara yang cocok untuk sebagian besar selera masyarakat Indonesia.

Polytron Muze (PSP-B1), begitulah nama produk yang akan penulis ulas. Yuk mari kita mulai…

Spesifikasi

Spesifikasi yang penulis dapatkan dari website Polytron mengenai produk ini adalah sebagai berikut:

CATEGORY PRODUCT : PORTABLE SPEAKER
FUNCTION BLUETOOTH : Versi 4, class 2, A2DP 1.2,AVRCP V1.4,HSP 1.2 and HFP 1.6
MICROSD / SD/MMC : YES
MP3 IN / GADGET IN : YES
FEATURES Music : MP3
MICROPHONES : YES
SPEAKERPHONE : YES
Warranty : 1 Year
KEY FEATURES : Elegant Metal Body, Bluetooth Multi Point Connection, Neodymium Loudspeaker driver, XBR Bass Regeneration, Stereo Enchancer
EQUALIZER : FIXED
SURROUND SOUND : FIXED
AUDIO POWER : (CLASS D) 2 x 3 Wrms
SPEAKER SYSTEM : STEREO
SPEAKER : 2 x (1,5″, 4 Ohm, 3 Wrms, 60-20.000 Hz)
Micro USB : Charge only
DISPLAY Type : RGB LED Lamp
PRODUCT DIMENSION (WxDxH) : 111 mm x 67.5 mm x 65.7 mm
DIMENSION BOX MAIN UNIT / GIFT BOX (WxDxH) : 308 mm x 213 mm x 104 mm
BERAT MAIN UNIT : 450 gram
USER MANUAL : YES
3,5 PHONE JACK TO 3,5 PHONE JACK : 1PCS (White)
USB to Micro USB : 1PCS (White)
POWER SOURCE : 5Vdc, 1200mA
BATERAI : BATERAI LI-ION (3,7 V), 1750mAH
CHARGING TIME : 3.5 jam
PLAY TIME MUSIC : 8 jam (Volume 50%)
POWER OFF : 20 Hari

 

Dimensi dan tampilan fisik

Polytron Muze ini adalah sebuah perangkat speaker bluetooth portable yang sangat ringkas, berukuran lebih kecil dari telapak tangan penulis dan ringan, hanya sekitar 450 gram. Dalam hal portabilitas, gadget yang satu ini penulis acungi dua jempol.

Namun selain ukuran dan bobot yang ringan, ternyata tampilan Polytron Muze ini juga terbilang cantik dan kokoh. Balutan bahan metal di hampir seluruh bagian sasisnya membuatnya tampil elegan. Terdapat dua warna yang ditawarkan oleh Polytron, yaitu hitam dan abu-abu. Warna abu-abu lah yang menjadi pilihan penulis untuk di review.

Bagian depan produk ini dilengkapi dengan gril berbahan metal dengan tulisan “Muze”. Di baliknya terdapat dua buah speaker berukuran 1.5″ dengan magnet Neodymium yang memiliki kekuatan lebih daripada magnet biasa. Speaker jenis ini seringkali digunakan oleh perangkat audio high end karena suara yang dihasilkannya terbilang superior.

Polytron Muze - Tampak Depan

Polytron Muze – Tampak Depan

Bagian atas nya terdapat beberapa tombol yang dilapisi karet, yaitu: tombol untuk switch antara input bluetooth atau microSD, tombol utk memilih track sebelumnya yang juga berfungsi untuk mengecilkan volume jika ditekan lebih dari satu detik, tombol play dan pause sekaligus tombol untuk mengangkat panggilan telepon jika terhubung dengan smartphone, tombol untuk memilih track selanjutnya sekaligus menjadi tombol untuk membesarkan volume, serta yang terakhir terdapat tombol untuk mematikan dan menyalakan speaker.

Polytron Muze - Tampak Atas

Polytron Muze – Tampak Atas

Pada bagian belakangnya, terdapat beberapa port, yaitu port USB charge, port input AUX, serta slot microSD. Namun perlu diingat bahwa port USB yang disediakan hanyalah berfungsi untuk men-charge produk ini dan gunakan hanya kabel yang tersedia dalam paket pembelian untuk men-charge produk ini agar tidak terjadi kerusakan produk.

Oh ya, pada bagian belakang yang tertutup gril metal ini, terdapat XBR Bass Regeneration, yang pada dasarnya merupakan membran pasif yang berfungsi untuk memperkuat output suara bass yang dihasilkan.

Polytron Muze - Tampak Belakang

Polytron Muze – Tampak Belakang

Bagian bawah nya terdapat tutup karet yang dibaliknya tersimpan batere Li-Ion berukuran 1750 mAH. Yang menjadi nilai plus batere pada produk ini adalah dapat dilepasnya batere dengan melepaskan terlebih dahulu penutup karet ini, sehingga jika suatu saat nanti diperlukan penggantian batere, maka dapat dilakukan dengan mudah, dengan hanya membeli dan memasang batere yang berjenis dan berukuran sama. Salut untuk Polytron yang sudah memikirkan hal ini.

Polytron Muze - Tampak Bawah

Polytron Muze – Tampak Bawah

Aksesoris yang termasuk dalam paket penjualan produk ini adalah sebuah kabel audio untuk input AUX serta sebuah kabel USB khusus untuk men-charge produk ini. Chargernya sendiri tidak disediakan oleh Polytron, penulis menggunakan charger pihak ketiga yang memiliki spesifikasi yang kurang lebih sama dengan yang disyaratkan oleh Polytron yaitu charger dengan spesifikasi 5Vdc, 1200mA.

 

Penggunaan

Penggunaannya cukup simple, untuk mendengarkan musik terdapat tiga pilihan input, yaitu melalui koneksi bluetooth, microSD ataupun AUX.

Proses pairing bluetooth termasuk mudah dan otomatis, walaupun memang pada saat pertama kali penulis mencoba melakukan pairing Polytron Muze ini dengan sebuah Apple iPad Mini (3rd gen), sempat tidak berhasil. Namun, pada koneksi kedua kalinya berlangsung lancar dengan catatan. Kenapa dengan catatan? karena pada awal koneksi melalui bluetooth suara musik yang dihasilkan speaker terputus putus untuk durasi waktu sekitar 3-5 detik, setelah waktu tersebut, koneksi menjadi cukup stabil dan tidak terputus. Mungkin masih ada sedikit masalah kompatibilitas antara Polytron Muze dengan produk iPad Mini.

Penulis berencana untuk mencoba pairing dengan perangkat lain (Android dan Notebook Windows) dan akan melakukan update pada review Polytron Muze ini setelahnya.

UPDATE #1: Koneksi bluetooth dari Notebook (Lenovo Thinkpad + Windows 10) ke Polytron Muze berjalan sangat mudah dan lancar. Tidak terjadi masalah koneksi terputus.

Mendengarkan musik melalui slot microSD juga dapat dilakukan. Penulis mencoba memasang microSD Sandisk berukuran 16GB dan dapat dengan lancar dibaca oleh Muze. Sayangnya kenyamanan mendengarkan musik melalui microSD sedikit terganggu karena setiap kali penulis mematikan produk ini setelah mendengarkan musik sekian lama, ketika produk ini dinyalakan kembali, posisi lagu yang diputar akan kembali ke awal. Contoh, jika pada saat akhir sebelum Muze dimatikan, kita sedang mendengarkan lagu track ke-100, maka nanti ketika dinyalakan kembali, lagu yang terputar akan kembali ke track nomor 1.

Untungnya, mendengarkan musik melalui port AUX tidak memberikan masalah, baik itu ketika dihubungkan dengan sebuah smartphone, tablet, maupun sebuah notebook.

Oh ya, satu lagi gangguan kecil yang perlu menjadi catatan bagi Polytron yaitu ketika penulis hendak mengecilkan atau membesarkan volume, tekanan pada tombol terkadang malah diartikan sebagai pindah track. Kalau saja ada tombol terpisah untuk pengaturan volume, maka pengoperasiannya akan menjadi lebih mudah.

Daya tahan batere produk ini terbilang mengagumkan, dengan volume wajar, produk ini bisa menyala selama 8 jam. Penulis sendiri sempat mencobanya sampai 6 jam non-stop, namun indikator kondisi batere belum menandakan akan habisnya batere, berarti klaim 8 jam dari Polytron benar adanya. Sementara proses charging memakan waktu sekitar 3-3,5 jam, bergantung dari kualitas charger yang digunakan.

 

Kualitas Suara

Setelah banyak berbicara mengenai tampilan fisik dan operasionalnya, saatnya kini kita membahas bagaimana kualitas suara produk yang satu ini. Satu yang perlu penulis tekankan disini adalah bahwa produk ini berukuran sangat ringkas, jadi jangan berharap suara Bass yang membahana akan keluar dari produk ini. 🙂

Untuk speaker berukuran kecil seperti Polytron Muze ini, kualitas suara yang dihasilkan cukup mencengangkan. Trebel keluar dengan sangat jernih, suara Vokal pun terdengar jelas dan natural. Desahan nafas suara penyanyi dapat direproduksi dengan realistis. Suara Bass pada volume rendah, mungkin kurang terdengar. Baru pada volume menengah keatas, definisi suara Bass mulai terdengar jelas. Kekuatan suara speaker ini secara keseluruhan sangat baik mengingat ukurannya. Ruangan berukuran 6 x 4 meter masih dapat diisi dengan suara yang jernih.

Spesifikasinya menyebutkan bahwa rentang frekuensi yang dihasilkan speaker ini mulai dari 60 Hz sampai dengan 20Khz. Secara subjektif, penulis merasa bahwa rentang frekuensi yang dapat didengar adalah mulai dari 80-90Hz sampai dengan sekitar 16-18Khz. Tidak sempurna, namun lebih dari cukup untuk mendengarkan musik secara kasual dengan volume suara wajar.

 

Kesimpulan

Penulis cukup puas dengan produk ini. Masih ada kekurangan disana sini, namun masih dapat ditolerir oleh penulis. Harga 850 ribu rupiah memang tidaklah murah, namun sebanding dengan kualitas buatan dan kualitas suara yang dihasilkan. Salut kepada Polytron.

Poin Positif:
+ Ukuran praktis dan ringkas, tidak sampai 0.5 KG!
+ Kualitas suara, terutama mid (vocal) dan treble baik.
+ Kualitas fisik sangat baik, kokoh.
+ Daya tahan batere baik.
+ Batere dapat dilepas pasang, mudah untuk penggantian.
+ Opsi input lengkap, bluetooth, microSD dan AUX IN.

Poin Negatif:
– Koneksi bluetooth (dgn iPad Mini 3) sempat bermasalah
– Pemutaran lagu melalui microSD card tidak menyimpan posisi track terakhir. (*)
– Penggabungan tombol pemindahan track dan volume terkadang menganggu.
– Bass perlu dibuat sedikit lebih kuat (mungkin ukuran produknya diperbesar sedikit saja?)

SKOR: 7,5 / 10

SKOR BARU DENGAN SISTEM PENILAIAN BARU:

Performa: 7
Kualitas: 7,5
Kelengkapan: 8
Harga: 7

TOTAL SKOR: 73,5

(*) UPDATE: Penulis menemukan trik agar Muze ‘mengingat’ posisi lagu terakhir yang dimainkan ketika menyalakannya kembali yaitu: sebelum mematikan unit, pindahkan dulu pilihan input (tombol paling kiri) yang semula microSD menjadi Bluetooth, lalu baru matikan unit.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s