Tips #13: meningkatkan daya tahan baterai di iPhone dan iPad

Dengan ukuran baterai yang relatif tidak besar, daya tahan baterai iPhone dan iPad sebetulnya bisa dibilang cukup baik, salah satu faktor yang membantu hal ini adalah karena sistem operasi iOS yang digunakan begitu terintegrasi dengan hardware. Namun, untuk lebih mengoptimalkan daya tahan baterai, iOS juga memiliki begitu banyak opsi yang dapat diatur sesuai kebutuhan. Dalam artikel ini, penulis sampaikan beberapa tips yang bersumber dari phonearena.com yang penulis sendiri telah mencobanya pada iPad, dan ternyata efeknya cukup positif untuk meningkatkan daya tahan baterai gadget penulis.  Apa saja tips nya? yuk kita coba satu per satu.

Tips 1: Atur setting “Background App Refresh” 
Sistem operasi iOS memungkinkan sebuah aplikasi untuk me-refresh data di latar belakang melalui koneksi data WiFi ataupun seluler. Hal ini mungkin diperlukan untuk aplikasi aplikasi messenger ataupun media sosial seperti BBM, Telegram, WhatsApp, Facebook, Twitter dan lainnya yang memang memerlukan refresh data secara periodik, namun tidak untuk aplikasi non-sosial lainnya. Lihatlah contoh gambar setting default pada iPad penulis dibawah ini, dimana semua aplikasi ternyata ‘meminta ijin’ untuk me-refresh data di latar belakang. Penulis kemudian menonaktifkan opsi refresh untuk beberapa aplikasi yang dirasa tidak memerlukan fitur ini. Dengan begitu, maka baterai akan sedikit lebih awet karena tidak semua aplikasi melakukan refresh data di latar belakang, sehingga dalam kondisi standby, iPhone ataupun iPad tidak perlu terlalu sering mengaktifkan koneksi datanya.

Menu ini dapat diakses pada Settings > General > Background App Refresh

Menu 'Background App Refresh'

Menu ‘Background App Refresh’

Tips 2: Matikan notifikasi untuk aplikasi yang tidak memerlukannya.
Fitur notifikasi memang berguna agar pengguna iPhone ataupun iPad dapat dengan cepat mengetahui informasi baru yang diterima oleh gadgetnya. Tapi apakah semua aplikasi memerlukan fitur ini? penulis sendiri terkadang justru merasa terganggu dengan notifikasi yang sering muncul dari aplikasi aplikasi seperti games dan sejenisnya, padahal setiap notifikasi yang muncul memaksa iPhone/iPad untuk mengaktifkan layarnya, dan hal ini berefek buruk pada daya tahan baterai. Oleh karena itu matikan notifikasi untuk aplikasi aplikasi yang pembaca rasa tidak memerlukan notifikasi.

Opsi ini dapat diakses pada menu Settings > Notifications, pilih aplikasi yang tidak memerlukan notifikasi lalu non-aktifkan “Show on Lock Screen”.  Atau jika memang pembaca benar benra tidak ingin menerima notifikasi dari aplikasi tersebut, maka non-aktifkan “Allow Notifications”. Namun hati hati, pastikan pembaca hanya mematikan notifikasi untuk aplikasi yang tidak membutuhkan notifikasi, karena jika pembaca mematikan notifikasi aplikasi email ataupun messenger, maka informasi penting mungkin akan terlewatkan.

Opsi "Notification"

Opsi “Notification”

 

Menu "Notification"

Menu “Notification”

Tips 3: Temukan aplikasi yang paling boros daya dan hapus jika tidak diperlukan.
Beberapa aplikasi memang terkenal banyak mengambil daya baterai. Untuk mengetahui aplikasi mana saja yang paling banyak mengambil daya baterai iPhone atau iPad pembaca, masuk ke menu Settings > Battery, lalu klik icon jam di bagian kanan. Disitu akan muncul aplikasi aplikasi yang paling sering aktif, diurut mulai dari yang paling boros daya, sampai dengan yang paling irit daya. Perhatikan daftarnya, jika ada aplikasi yang dirasa tidak begitu diperlukan namun boros daya, hapus aplikasi tersebut, terlebih jika aplikasi tersebut banyak beraktifitas di latar belakang.

Menu "Battery"

Menu “Battery”

 

Tips 4: Gunakan mode “Low Power”
Untuk mengirit penggunaan baterai, iOS menyediakan fitur “Lower Power Mode” yang menonaktifkan “Background App Refresh”, mengurangi tingkat kecerahan layar, menghentikan update otomatis, mematikan efek efek visual, serta mengurangi sedikit kecepatan processor. Opsi ini dapat diaktifkan melalui Settings > Battery. Namun sayangnya pada iPad yang dilengkapi dengan iOS 9, menu ini tidak tersedia. Untuk pembaca yang menggunakan iPhone, gunakan mode ini jika benar benar ingin mengirit penggunaan baterai, namun hati hati, karena beberapa notifikasi ataupun email penting bisa jadi terlambat diterima karena mode ini.

Tips 5: Matikan WiFi, Bluetooth dan AirDrop jika tidak dipergunakan
Mungkin ini tips yang paling sering dibahas, namun memang mematikan fitur WiFi, Bluetooth dan AirDrop dapat sedikit membantu meningkatkan daya tahan baterai gadget Apple pembaca.

Tips 6: Atur ulang “Location Services” 
Fitur “Location Services” dimanfaatkan agar sebuah aplikasi dapat menentukan lokasi pengguna sehingga bisa memberikan informasi yang paling tepat berdasarkan lokasi yang terdeteksi. Namun sudah pasti, tidak semua aplikasi memerlukan fitur ini, oleh karena itu aturlah opsi “Location Setting” ini sehingga hanya aplikasi aplikasi tertentu yang menggunakannya.  Opsi ini dapat ditemukan di Settings > Privacy > Location Services, lalu perhatikan aplikasi yang dirasa tidak perlu menggunakan fitur ini dan non-aktifkan.

Menu "Location Services"

Menu “Location Services”

Tips 7: Jangan meng-kill aplikasi yang sering dipakai
Terkadang, beberapa pengguna iPhone ataupun iPad, seperti penulis, memiliki kebiasaan untuk meng-kill aplikasi setelah dipergunakan melalui fitur app switcher untuk meringankan penggunaan memori. Namun ternyata jika hal tersebut dilakukan pada aplikasi aplikasi yang sering digunakan, maka akan sedikit berefek pada penggunaan daya baterai, karena setiap kali aplikasi di-kill, maka ketika kita menggunakan aplikasi tersebut, maka processor akan bekerja lebih berat untuk meload kembali aplikasi tersebut dari awal. Jadi yang terbaik adalah, biarkan aplikasi yang sering digunakan untuk tetap aktif di memori, dan hanya kill aplikasi aplikasi yang memang jarang digunakan.

Tips 8: Aktifkan fitur “Auto Brightness”
Auto Brightness merupakan salah satu fitur di iOS untuk mengatur tingkat kecerahan layar secara otomatis sesuai kebutuhan. Kita tahu bahwa layar merupakan penyedot daya terbesar dari sebuah gadget, oleh karena itu, jika kita dapat mengatur tingkat kecerahan layar bergantung kepada kondisi pencahayaan sekitar, maka penggunaan daya baterainya akan semakin optimal. Untuk mengaktifkan Auto Brightness, dapat dilakukan melalui menu Settings > General > Display.
Atau jika pembaca adalah tipe yang lebih suka mengatur setting secara manual, maka atur setting Brightness layar gadget pada posisi yang paling minimal namun masih dapat dibaca dengan jelas, jangan korbankan mata pembaca hanya demi daya tahan baterai yang maksimal.

Menu "Display"

Menu “Display & Brightness”

Dan yang terakhir, Tips 9: Perpendek jeda waktu Auto-Lock
“Auto-Lock” adalah sebuah fitur dimana iPhone ataupun iPad terkunci dan masuk ke mode Sleep setelah tidak digunakan selama beberapa waktu. Semakin cepat jeda waktu untuk masuk ke mode Sleep, maka semakin irit pula penggunaan daya baterai. Oleh karena itu, rubah setting waktu pada opsi “Auto-Lock” ke posisi paling rendah, yaitu 30 detik.

Opsi ini dapat diakses melalui menu Settings > General > Auto-Lock

Menu "Auto-Lock"

Menu “Auto-Lock”

Demikian beberapa tips untuk mengefisienkan penggunaan baterai pada iPhone dan iPad. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

(sumber: phonearena.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s