Hati-hati memilih keyboard wireless, hacker dapat membaca semua ketikkan!

Ilustrasi keyboard wireless

Ilustrasi keyboard wireless

Dibatasi oleh juntaian kabel memang terkadang menyebalkan, selain terlihat tidak rapi, pengguna PC ataupun tablet juga menjadi kurang bebas bergerak dan berada dalam posisi nyaman. Namun, dalam dunia teknologi informasi, kenyamanan seringkali berseberangan dengan keamanan data, begitu juga dalam penggunaan teknologi wireless pada keyboard.

Sebuah firma keamanan cyber, Bastille, membuat perangkat keysniffer yang mampu mendeteksi semua isi ketikkan pengguna keyboard wireless. Dengan demikian data data sensitif seperti username, password, tanggal lahir, kode PIN, dan lain sebagainya dapat diambil dan disalahgunakan oleh pihak pihak tertentu.

Mengapa ini bisa terjadi? Bastille menjelaskan bahwa keysniffer dapat  dengan mudah membaca seluruh karakter pada keyboard wireless karena pada beberapa model ternyata transmisi data antara keyboard dengan receivernya tidak di enkripsi sama sekali. Pabrikan pembuat keyboard yang terpengaruh masalah inipun ternyata cukup banyak, diantaranya dari Anker, EagleTec, General Electric, Hewlett-Packard, Insignia, Kensington, Radio Shack, dan Toshiba. Tidak semua model keyboard wireless terpapar masalah ini, oleh karena itu Bastille secara spesifik menyebutkan modelnya di tautan ini. Agar metode keysniffer ini dapat bekerja, seorang hacker harus berada dalam radius maksimal sekitar 76 meter dari calon korbannya.

Setelah dihubungi oleh pihak Bastille, salah satu pabrikan terkenal, Kensington, menyatakan bahwa mereka telah bekerjasama dengan Bastille untuk perbaikan terhadap masalah keamanan pada keyboard-keyboardnya. Kensington lebih lanjut menyebutkan bahwa keyboard keluaran terbarunya telah dilengkapi dengan enkripsi, sedangkan untuk para pemilik keyboard eksisting dapat menghubungi tim support Kensington mengenai hal ini.

Dokumentasi teknis mengenai metode keysniffer dapat dilihat disini.

Catatan: celah keamanan keyboard wireless yang dimuat pada artikel ini terjadi pada keyboard wireless yang menggunakan transmisi frekuensi radio biasa, bukan yang menggunakan teknologi Bluetooth.

(sumber: keysniffer.net via cnet.com)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s