Menyebarkan malware? tidak sulit! cukup “jatuh”-kan USB Flash Drive di tempat umum

Seorang anggota periset keamanan Google, Elie Bursztein meneliti tingkat ke-efektifan penyebaran malware melalui cara yang sangat sederhana yaitu dengan cara meninggalkan dengan sengaja sebuah USB Flashdisk di tempat-tempat keramaian, seperti di kampus sebuah Universitas, contohnya. Hasilnya cukup mengejutkan, dari 298 kali percobaan yang dilakukan, ternyata 98 persen orang yang melihat sebuah USB Flashdisk akan cenderung mengambilnya dan sekitar 45 persen dari orang yang mengambilnya tersebut akan membuka dan mengakses file-file yang tersimpan dalam USB Flashdrive yang ditemukan.

Beberapa metode penularan malware - tomshardware.com

Beberapa metode penularan malware – tomshardware.com

Dan karena sebagian besar sistem operasi yang terpasang pada PC dan laptop tidak membatasi akses terhadap Flashdisk asing secara default, ditambah dengan kenyataan bahwa masih banyak pengguna komputer yang enggan meng-update antivirus atau bahkan tidak menggunakan antivirus sama sekali membuat penyebaran malware dengan metode ini sangatlah efektif. Begitu seseorang yang penasaran membuka isi Flashdrive asing tersebut, maka malware dapat dengan mudah menginfeksi komputer korbannya, bahkan tanpa sang pengguna mengklik apapun.

Lebih lanjut, Bursztein menyebutkan bahwa jika sebuah Flashdisk dilengkapi dengan label bertuliskan “Pribadi”, “Rahasia” atau “Ujian”, maka penemu Flashdisk tersebut lebih berpotensi membuka dan melihat isinya dibandingkan jika Flashdisknya tidak dilengkapi dengan label apapun.

Berbagai macam teknik dapat digunakan untuk menginfeksi komputer pembaca dengan sebuah malware melalui sebuah Flashdisk, diantaranya adalah dengan menempatkan file program berisi malware (dengan ekstensi exe ataupun com) yang dijalankan langsung ataupun melalui sebuah file HTML yang akan mencoba menghubungi server-server jahat tertentu untuk men-download malware. Bahkan ada pula cara dimana Flashdisk dimodifikasi sedemikian rupa sehingga begitu terpasang pada komputer, Flashdisk tersebut akan dikenal sebagai keyboard dan akan mengirimkan perintah-perintah pada komputer (tanpa sepengetahuan pemilik komputer tentunya) sehingga komputer tersebut kemudian dapat diakses dari jarak jauh oleh hacker.

Intinya adalah, agar komputer pembaca terhindar dari masalah malware maka biasakanlah bersikap waspada terhadap segala sesuatu, jangan terlalu mudah percaya. Jangan membuka email dari seseorang yang tidak dikenal, jangan meng-klik tautan mencurigakan pada email ataupun situs tertentu, dan jangan membuka flashdisk asing. Jika memang terpaksa melakukan hal-hal tersebut, maka pastikan bahwa komputer pembaca secara rutin di-update dan dilengkapi dengan aplikasi antivirus/antimalware yang juga selalu ter-update.

Berikut adalah video Blackhat USA 2016 yang memberikan contoh betapa mudah nya bagi seorang hacker ahli untuk menginfeksi komputer pembaca dengan sebuah malware.

(sumber: tomshardware.com)

Iklan

2 respons untuk ‘Menyebarkan malware? tidak sulit! cukup “jatuh”-kan USB Flash Drive di tempat umum

    • Danny D berkata:

      Kalau malware nya di didesain utk multiplatform, Mac juga bisa terinfeksi. Kalau dilihat di video yg ada di artikel malah laptop yg jadi contoh sepertinya sebuah MacBook kang…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s