Siap-siap menyambut teknologi baterai baru yang berkapasitas dua-kali lebih besar

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi elektronika, perkembangan teknologi baterai memang terasa seperti jalan di tempat, umur baterai masih menjadi salah satu masalah utama dalam membuat perangkat elektronik yang ringkas. Namun mungkin sekarang ini akan berubah dengan sudah siapnya proses produksi baterai berteknologi baru yang memiliki kapasitas daya dua kali lipat lebih besar dari baterai Lithium-ion saat ini dengan ukuran fisik yang sama.

Kapasitas baterai lithium metal dibandingkan dengan baterai lainnya - SolidEnergy Systems

Kapasitas baterai lithium metal dibandingkan dengan baterai lainnya – SolidEnergy Systems

Sebuah perusahaan yang bercikal-bakal dari MIT, SolidEnergy Systems menyatakan bahwa mereka sedang dalam persiapan produksi masal teknologi Lithium-metal baru. Baterai baru ini diharapkan mulai diimplementasikan pada perangkat smartphone dan wearable pada awal tahun 2017 nanti dan kemudian pada mobil listrik pada tahun 2018. Dengan teknologi terbaru ini, maka pembuat perangkat elektronik akan memiliki dua piilhan, mempertahankan ukuran baterai sesuai dengan sebelumnya dan mendapatkan kapasitas baterai dua kali lebih besar atau memilih untuk memperkecil ukuran baterai (dengan kapasitas tetap sama dengan baterai yang digunakan saat ini) dan membuat perangkatnya lebih kecil, lebih tipis dan lebih ringkas.

Penemuan ini berawal ketika Qichao Hu, dalam penelitian post-doctoral-nya di MIT, menemukan cara untuk membuat baterai berbasis lithium-metal yang sebelumnya dikenal sebagai baterai yang berkapasitas tinggi namun tidak aman dan tidak dapat banyak di charge ulang menjadi lebih stabil dan aman. Qichao Hu menggunakan lithium-metal foil yang dilapisi dengan elektrolit padat namun tipis pada bagian anoda nya dan juga elektrolit cair quasi-ionic yang tidak mudah terbakar. Hasil akhirnya menggembirakan, karena dengan cara ini, maka Hu berhasil membuat baterai lithium-metal yang memiliki kapasitas daya besar dan dapat di-charge berulang kali dengan aman.

Atas temuan ini, sebuah perusahaan bernama SolidEnergy Systems didirikan pada tahun 2012 dengan Qichao Hu bertindak sebagai CEOnya. Pada tahun 2015, SolidEnergy berhasil membuat prototipe baterai smartphone berbasis lithium metal yang dapat di charge ulang dan memiliki kapasitas daya dua kali lebih besar daripada lithium ion. Keberhasilan pembuatan prototipe ini membuat SolidEnergy mendapatkan dukungan dana investasi sebesar 12 juta dollar Amerika.

Temuan yang dibuat oleh SolidEnergy Systems ini merupakan terobosan besar dalam teknologi baterai dan hampir pasti akan diadopsi oleh banyak pabrik baterai. Proses produksi baterai lithium metal baru ini dapat dilakukan pada fasilitas pabrik lithium ion yang sudah ada sehingga investasi awal yang harus dilakukan tidak menjadi terlalu besar.

(sumber: news.mit.edu via phonearena.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s