Intel mulai memproduksi masal tranceiver silicon photonics berkecepatan 100Gbps

Sampai dengan saat ini, proses transfer data antara perangkat jaringan, antara server, ataupun antara komponen di dalam sebuah PC, sebagian besar masih menggunakan media tembaga. Walaupun kemajuan teknologi mampu membuat racikan kimiawi tembaga yang semakin konduktif, tembaga tetaplah tembaga, ia memiliki keterbatasan dalam hal mengirimkan data dengan jumlah besar dan kecepatan tinggi.

Sejak 16 tahun yang lalu, Intel sudah melihat hal ini, oleh karena itu Intel kemudian melakukan penelitian ekstensif mengenai teknologi media pengiriman data baru berbasis sinar laser yang suatu saat nanti diharapkan akan menggantikan tembaga. Mengapa sinar laser? Sinar laser dipilih karena terbukti memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi daripada elektron dan laser juga memungkinkan beberapa “jalur” cahaya ditransmisikan bersamaan dengan jarak yang sangat dekat sehingga hal ini meningkatkan tingkat kepadatan bandwidth yang Intel sebut sebut 100x lebih padat daripada menggunakan media kabel tembaga.

Dalam proses transmisinya, elektron juga akan menimbulkan panas dan memerlukan lebih banyak daya listrik, hal ini tentunya akan sangat merugikan pada desain sirkuit elektronik yang kompleks seperti pada sebuah processor.

Penggunaan teknologi silicon photonics pada processor dalam sebuah PC ataupun Notebook memang belum diimplementasikan oleh Intel saat ini. Intel masih memfokuskan pengembangan silicon photonics ini pada area-area aplikasi yang tidak terlalu sensitif terhadap biaya produksi, seperti contohnya pada modul komunikasi pada perangkat jaringan. Kedepannya, dengan semakin matangnya teknologi silicon photonics ini, maka biaya produksi pun diharapkan akan semakin terjangkau, sehingga implementasi teknologi ini sebagai media komunikasi antar chip di dalam sebuah server atau bahkan di dalam processor itu sendiri pun akan semakin dimungkinkan.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa implementasi silicon photonics pada level processor diperkirakan akan terjadi dalam 5 tahun kedepan, dan hal ini akan membuka kunci peningkatan performa komputasi yang signifikan.

Tranceiver Silicon Photonics - intel.com

Tranceiver Silicon Photonics – intel.com

Namun untuk saat ini, silicon photonics baru dimanfaatkan Intel untuk membuat modul tranceiver untuk switch jaringan berkecepatan 100Gbps yang dapat dikembangkan sampai dengan 400Gbps. Modul tranceiver ini menggunakan fiber optic single mode agar dapat mencapai jarak transmisi maksimal 2 KM.

(sumber: intel.com via tomshardware.com)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s