China tidak lama lagi akan memiliki teleskop radio terbesar di dunia

Setelah proses pembangunan selama 20 tahun, teleskop radio terbesar di dunia milik China, FAST, sudah masuk ke dalam tahap finishing akhir sebelum mulai beroperasi. FAST, yang merupakan singkatan dari Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope, memiliki diameter sebesar 500 meter, 195 meter lebih besar dibandingkan dengan teleksop radio terbesar kedua di Puerto Rico. Dengan ukuran tersebut, maka FAST memiliki area pengumpulan data dua kali lipat lebih banyak.

Teleskop FAST milik China - sciencemag.org

Teleskop FAST milik China – sciencemag.org

Selain memiliki ukuran yang fenomenal, FAST juga memiliki fitur unik yang tidak dimiliki oleh teleskop radio lainnya. Bagian tengahnya (dengan diameter 300 m) dapat bergerak membentuk sebuah parabola yang dapat mengikuti objek di luar angkasa dengan lebih akurat. “Ini sangat unik dan tidak pernah ada orang yang melakukan hal ini sebelumnya”, demikian ujar Dick Manchester, seorang radio astronomer dari CSIRO di Australia.

Desain detail FAST - sciencemag.org

Desain detail FAST – sciencemag.org

Proses pembuatan teleskop FAST dikatakan begitu kompleks, sehingga pimpinan insinyur pelaksana, Nan Rendong, menyebutkan bahwa sebagai perbandingan, membuat jembatan di Beijing atau Shanghai adalah proses engineering yang remeh dibandingkan dengan pembangunan FAST ini. Sebagian dari kesulitan yang dihadapi adalah karena letak teleskop FAST ini berjam-jam dari jalan terdekat, melalui jalan-jalan kecil pedesaan. Tim pelaksana terpaksa membangun jalan sepanjang 7 KM untuk menghubungkan lokasi pembangunan FAST dengan kota kecil terdekat. “Hampir semuanya terpaksa dilakukan secara manual, dengan menggendong peralatan seberat hampir 100 KG pada suhu hampir 40 derajat Celcius”, begitu jelas Nan.

Teleskop FAST, setelah beroperasi nantinya, akan mengumpulkan data-data pulsar, gelombang gravitasi, dark matter, gelombang radio singkat, serta transmisi dari kehidupan asing.

Untuk lebih jelasnya, saksikan video nya di bawah ini:

(sumber: ScienceMag)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s