Teknologi GSM untuk panggilan telepon dan SMS semakin terbukti sangat rentan penyadapan

Teknologi GSM sampai saat ini masih digunakan untuk melakukan panggilan telepon dan mengirimkan SMS bahkan pada smartphone paling modern saat ini. Berulang kali para peneliti keamanan sudah mengatakan bahwa protokol yang digunakan oleh teknologi GSM sudah harus diperbaiki, namun celah keamanan yang terdapat pada teknologi GSM masih juga ada.

Printer sebagai base-station GSM palsu - foto: Julian Oliver

Printer sebagai base-station GSM palsu – foto: Julian Oliver

Sebagai pembuktian (lagi) kepada khalayak ramai (dan regulator) bahwa GSM itu rentan sadap, seorang hacker berkebangsaan Jerman, Julian Oliver, memodifikasi sebuah printer Hewlett Packard dengan menempatkan sebuah komputer kecil Raspberry Pi, software radio BladeRF, serta dua antena GSM di dalamnya. Dengan modifikasi ini, “printer” berfungsi menjadi base station GSM palsu yang membuat smartphone terhubung dengannya dan tidak lagi terhubung dengan tower GSM yang asli di luar. Dengan demikian, ini berarti bahwa setiap panggilan suara dan SMS akan masuk melalui base station palsu ini sehingga sudah jelas dapat dengan mudah disadap.

Bagian dalam printer yg telah dimodifikasi - foto: Julian Oliver

Bagian dalam printer yg telah dimodifikasi – foto: Julian Oliver

Sebagai demonstrasi, Julian dapat membuat base station palsu miliknya (yang dinamakan Stealth Cell Tower) untuk mengirimkan pesan SMS serta menelpon beberapa pemilik smartphone. Oh ya, walaupun printer yang digunakan Julian sudah dimodifikasi sedemikian rupa, namun printernya sendiri masih berfungsi secara normal. Julian memilih printer jenis ini karena pada bagian internalnya terdapat banyak ruang kosong yang tidak digunakan.

Semoga dengan proof-of-concept yang dilakukan Julian ini, dunia semakin tersadar akan potensi bahaya penyadapan melalui teknologi jadul GSM. Sudah saat nya protokol GSM untuk panggilan telepon dan SMS segera diperbaiki, ditutup celah keamanannya dengan penerapan enkripsi end-to-end.

(sumber: Julian Oliver via Ars Technica)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s