NVIDIA DGX SaturnV: Supercomputer irit energi

Nama NVIDIA sinonim dengan kartu dan chip grafis pada PC dan Notebook, tapi itu dulu, sekarang ini NVIDIA memiliki berbagai macam produk yang merupakan hasil pengembangan dari chip grafis buatan mereka, controller mobil otonom dan drone adalah dua contoh produk NVIDIA yang memiliki kecanggihan yang membuat para pesaingnya terkejut. Namun NVIDIA terus melebarkan sayapnya, merambah lini teknologi lain yang diperkirakan akan booming di masa yang akan datang. Satu lini teknologi yang akhirnya disambangi oleh NVIDIA adalah Supercomputer.

nvidia_dgx_saturnv-worlds-most-efficient

Baru-baru ini NVIDIA memperkenalkan DGX SaturnV, sebuah supercomputer yang menurut NVIDIA merupakan supercomputer yang penggunaan daya listriknya paling efisien. DGX SaturnV disebut-sebut 2,3x lebih efisien penggunaan daya listriknya dibandingkan dengan supercomputer Camphore 2 yang memiliki kinerja setara. Walaupun memiliki desain yang mengutamakan efisiensi daya, namun supercomputer DGX SaturnV mampu menempatkan dirinya pada urutan ke 28 supercomputer tercepat di dunia.

NVIDIA menggunakan DGX SaturnV ini untuk melakukan pengembangan teknologi AI (Artificial Intelligence). NVIDIA PX2 merupakan controller mobil otonom yang menggunakan software AI yang dikembangkan pada platform DGX SaturnV.

NVIDIA juga mengatakan bahwa saat ini mereka sedang “mengajarkan” supercomputer-nya agar mengerti konsep desain sebuah chipset dan VLSI (Very Large Scale Integration) yang pada akhirnya akan mempermudah engineer mereka bekerja lebih efisien dan lebih cepat dalam proses desain chipset.

DGX SaturnV memiliki 60.512 (ya, enam puluh ribu lebih!!) processor Intel Xeon E5-2698v4 yang disandingkan dengan 124 buah modul DGX1 milik NVIDIA yang didalamnya masing-masing terdapat 8 buah GPU Tesla P100. Memorinya 63.488 GB, bandingkan dengan jumlah memori komputer biasa saat ini yang kebanyakan masih berkisar antara 4-8 GB.

dgx-1-front

Seperti sempat disebut di atas, supercomputer DGX SaturnV ini digunakan untuk mengembangkan sistem AI pada controller mobil otonom NVIDIA PX2 yang akan digunakan pada mobil-mobil listrik keluaran Tesla. Walaupun saat ini Tesla belum sepenuhnya mengaktivasi sistem otonom nya, namun teknologinya kini sedang diuji coba secara masif. Video di bawah ini menunjukkan betapa sistem mobil otonom Tesla sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat, walaupun belum sempurna.

(sumber: NVIDIA DGX1 dan NVIDIA PX2)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s