Para peneliti di MIT menemukan metode bagaimana otak mengenal wajah

Sebuah sistem komputasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dibuat oleh para peneliti biologi komputasi di Center for Brains, Minds and Machines (CBMM) universitas MIT berhasil menirukan cara otak manusia mengenal wajah seseorang. Berbeda dengan sistem “pengenalan wajah” saat ini yang sebetulnya hanya mengenali karakteristik tertentu seperti jarak antara kornea mata kanan dan kiri atau jarak antara hidung dengan bibir dan lainnya, sistem pengenalan wajah yang ditemukan oleh peneliti MIT ini jauh lebih canggih sehingga dapat mengenali wajah seseorang walaupun posisi wajahnya terlihat dari sudut 45 derajat misalnya. Bandingkan dengan sistem “pengenalan wajah” sekarang yang mengharuskan objek wajah berada dalam posisi berhadapan sempurna dengan sensor kamera.

sumber gambar: nec.com

sumber gambar: nec.com

Sistem komputasi pengenal wajah berbasis AI ini menemukan metode pengenalannya sendiri setelah “mempelajari” banyak foto untuk mengenali wajah dalam foto-foto tersebut.

Sistem komputasi pengenalan wajah berbasis AI ini sudah tentu memiliki potensi besar dalam dunia IT dimana sebuah tablet, smartphone ataupun PC, misalnya, akan mampu secara lebih akurat menentukan apakah penggunanya adalah pemiilk sah dari perangkat tersebut. Bagi Facebook, Google, ataupun Microsoft, teknologi ini juga memungkinkan mereka untuk mengenali wajah seseorang dalam sebuah foto tanpa campur tangan yang bersangkutan ataupun temannya untuk men-tag nama-nama dalam foto tersebut.

Disisi lain, jika teknologi ini nantinya semakin sempurna, maka privacy seseorang akan dipertaruhkan. Bayangkan saja jika teknologi serupa diimplementasikan pada kamera-kamera yang bertebaran di seluruh jalanan yang semula hanya  ditujukan untuk mengawasi lalu-lintas, namun kemudian memiliki kapabilitas untuk mengenali seseorang yang menjadi target pencarian. Walaupun memang, perjalanan menuju teknologi pengenalan wajah seperti itu masih panjang, namun temuan para peneliti ini membuktikan bahwa teknologi Artificial Intelligence dapat meniru fungsi-fungsi tertentu dari otak manusia. Mengagumkan sekaligus mengerikan bukan?

Video penjelasan mengenai teknologi pengenalan wajah berbasis AI (neural network) dapat dilihat di bawah ini:

(sumber: MIT via  Engadget)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s