Platform IoT (Internet of Things) yang lebih aman? Google siap menyediakannya.

Pembaca setia infonologi.com tentu sudah sering membaca artikel mengenai berbagai macam celah keamanan yang ada pada perangkat-perangkat IoT yang beredar saat ini. CCTV berbasis IP, sistem kunci rumah yang terhubung dengan Internet, perangkat-perangkat router/wifi yang terhubung dengan Internet, sistem pengaturan cahaya lampu yang Internet-aware, serta sistem audio-video rumah yang juga  sudah mulai terhubung dengan Internet merupakan beberapa contoh perangkat-perangkat yang masuk ke dalam kategori IoT.

Hampir setiap jenis perangkat IoT yang ada memiliki masalah mendasar yang sama yaitu jarangnya pengguna perangkat-perangkat tersebut mengupdate firmware yang terpasang sehingga celah keamanan yang mungkin ada dapat segera ditutup. Hal ini kemudian diperparah dengan terkesan tidak peduli nya para produsen IoT tentang keamanan produk-produknya. Lihat saja catatan pembobolan perangkat IoT yang melibatkan sistem operasi dan aplikasi yang ternyata merupakan versi lama yang tidak pernah tersentuh oleh update.

android-thingsGoogle melihat kenyataan ini dan kini sudah menyiapkan sebuah platform IoT yang masih merupakan saudara dekat dengan Android. Platform yang sebelumnya dikenal dengan nama Brillo kini dinamakan sebagai Android Things. Melalui Android Things, Google berharap bahwa para produsen perangkat IoT dapat lebih fokus untuk memberikan fitur fungsional yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih handal. Dengan menggunakan Android Things, para produsen tidak lagi perlu dipusingkan dengan proses update firmware perangkatnya, karena hal itu akan dilakukan secara otomatis tanpa campur tangan pengguna dan produsen perangkat. Sistem update otomatis ini bekerja seperti halnya pada smartphone Android yang dirilis oleh Google (Pixel, Pixel XL, maupun Nexus) dimana secara rutin server-server update Google akan memastikan perangkat terhubung sudah memiliki firmware yang paling aman.

Google tidak berjalan sendiri di pasar IoT yang menggiurkan ini, karena Microsoft pun sudah mulai merambah pasar IoT dengan memperkenalkan Windows 10 IoT Core. Munculnya dua nama raksasa di dunia IoT sudah tentu patut diberikan apresiasi, karena ini berarti tingkat keamanan data pada perangkat perangkat IoT masa depan diharapkan akan menjadi jauh lebih baik. Sampai dengan saat ini, Apple masih terkesan berdiam diri, namun penulis yakin dalam waktu tidak lama lagi, Apple pun akan meluncurkan platform IoT serupa yang mungkin berbasis sistem operasi iOS. Kita lihat saja nanti siapa yang akhirnya mampu mengambil hati para produsen IoT.

(sumber: Microsoft, Google, dan Phone Arena)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s