Asus ZenFone 3 Zoom: “Built for Photography”

zenfone-zoom
“Built for Photography”,  begitu tagline yang diusung Asus untuk produk smartphone kelas menengah terbarunya.  Asus ZenFone 3 Zoom memiliki kamera dengan sistem dua lensa seperti yang diimplementasikan Apple pada iPhone 7 Plus. Kedua kamera tersebut memiliki sensor sama, 12 MP, namun salah satu sensor nya memiliki kapabilitas zoom optik 2,3x. Kameranya menggunakan sensor canggih Sony IMX 362 dengan ukuran pixel 1,4 micron dan juga dilengkapi dengan 3 jenis sistem fokus: dual-pixel phase detection, laser autofocus, dan object tracking untuk membantu proses fokus gambar yang cepat.

Untuk hasil foto yang bebas blur, Asus juga sudah melengkapi smartphone nya ini dengan OIS 4-axis dan EIS 3-axis. Sementara itu untuk foto selfie, sebuah kamera dengan resolusi 13 MP, F2.0, yang menggunakan sensor Sony IMX214 siap menjepret foto-foto yang jernih dan jelas.

the-asus-zenfone-3-zoom

Apa artinya hasil foto yang baik jika tidak dapat ditampilkan pada layar dengan kualitas terbaik? jangan khawatir, karena ZenFone 3 Zoom dilengkapi dengan layar 5,5 inci AMOLED ber-resolusi 1080 x 1920 yang dilengkapi proteksi Gorilla Glass 5. Sementara itu, chipset  Qualcomm Snapdragon 625 di dalamnya terbilang sudah cukup untuk mengambil dan memproses foto-foto kenangan tanpa membuat smartphone terasa lamban. Chipset Snapdragon 625 tersebut disandingkan dengan kapasitas memori RAM 4 GB serta penyimpanan sebesar 128 GB.

Pengguna smartphone ini akan dimanjakan dengan satu hal lagi yang dirasakan penting, sebuah baterai internal besar berukuran 5000 mAh, jadi umur baterai seharusnya tidak akan menjadi penghalang penggunanya untuk mengambil foto dalam jumlah yang banyak.

Fitur terkini seperti pemindai sidik jari, Android 6.0 Marshmallow juga sudah menjadi fitur standar pada ZenFone 3 Zoom.  Smartphone berdesain manis dengan balutan metal ini ditawarkan dengan tiga warna Black, Silver, dan Rose Gold dan akan mulai tersedia di pasaran pada bulan Februari mendatang. Belum ada informasi harga dari Asus, namun mengingat jenis chipset yang merupakan chipset kelas menengah, diperkirakan harganya pun akan menyasar pasar kelas menengah pula. Kita tunggu saja kehadirannya di Indonesia.

(sumber: PhoneArena)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s