Drone militer nantinya dapat lepas landas dan “mendarat” tanpa perlu landasan panjang

darpaDrone militer masa kini memiliki tingkat kecanggihan yang tinggi, daya angkut senjata yang terbilang besar, serta daya jelajah yang jauh. Dan dengan kapabilitas seperti ini, tidak heran jika ukuran drone militer semakin membengkak dan otomatis memerlukan landasan cukup panjang untuk melakukan take off dan landing.

Para peneliti di DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) Amerika Serikat kini sedang mengembangkan sebuah perangkat yang memungkinkan drone terbang dan “mendarat” tanpa harus menggunakan landasan panjang.

Selain memiliki jalur semacam rel untuk take-off, perangkat yang dinamakan SideArm ini juga memiliki kemampuan untuk menangkap drone dengan aman untuk “mendarat”, sistem kerjanya hampir sama dengan sistem pada landasan pesawat di kapal induk, dimana beberapa tali baja disiapkan agar kait pada bagian bawah pesawat dapat tersangkut untuk membantu pesawat mendarat dengan landasan pendek, hanya saja pada SideArm, posisi tali pengaitnya ada di bagian atas.

DARPA menyebutkan bahwa SideArm mampu menangkap objek pesawat dengan bobot total sekitar 500 KG, lebih tinggi dari target awal 409 KG. Dan karena memiliki dimensi yang tidak terlalu besar, SideArm dapat ditempatkan di berbagai macam tempat, mulai dari sebuah truk sampai dengan pada sebuah kapal perang. Hanya perlu 2 sampai dengan 4 orang untuk mengoperasikan SIdeArm.

Video demonstrasi SideArm dapat dilihat di bawah ini:

(sumber: DARPA via Engadget)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s