Qualcomm menghalangi Samsung dari menjual chip Exynos ke vendor lain?

Fair Trade Commission (FTC) atau Komisi Perdagangan Internasional, menyebut bahwa Qualcomm mempraktekkan metode bisnis yang tidak fair, dimana mereka, melalui perjanjian lisensi yang ditandatangani dengan Samsung, menghalangi Samsung menjual chip Exynos ke berbagai vendor smartphone di dunia.

Pernyataan FTC ini datang setelah mereka juga menemukan bahwa Qualcomm menggunakan dominasi pasarnya untuk berbisnis secara tidak fair di Korea Selatan, dan atas hal ini, FTC telah memberi denda kepada Qualcomm sebesar 873 juta dollar AS.

Chip Exynos yang diusung Samsung memang sudah terbukti memiliki performa yang sebanding bahkan mungkin sedikit lebih tinggi daripada jajaran Snapdragon dari Qualcomm, namun herannya chip Exynos tidak banyak digunakan oleh vendor lain selain Samsung (dan beberapa model smartphone Meizu). Awalnya beberapa sumber menyebutkan bahwa tidak digunakannya chip Exynos pada smartphone non-Samsung adalah karena upaya Samsung untuk melindungi teknologi pembuatan chip nya, namun kemudian muncul kabar baru dari FTC yang menyatakan sebaliknya.

Jika memang benar dilakukan, wajarkah Qualcomm bertindak seperti ini? sampai batas mana sebuah perusahaan berhak melindungi hak paten nya? sampai batas mana pula sebuah perusahaan harus rela berbagi hak paten-nya dengan para kompetitor bisnisnya?

(sumber: Phone Arena)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s