Samsung Galaxy S8 dan S8+ resmi diperkenalkan

 

Setelah berbulan-bulan dibanjiri rumor mengenai spesifikasi dan bentuk smartphone flagship terbaru Samsung, kemarin akhirnya Samsung membuka tirai produk Samsung Galaxy S8 dan saudaranya S8+.

Hadirnya Samsung Galaxy S8 dan S8+ yang memiliki spesifikasi tercanggih, fitur terlengkap, sambil juga menawarkan desain yang begitu cantik dan elegan merupakan upaya keras Samsung untuk membuat para calon pembelinya melupakan insiden meledak dan di-recall-nya Galaxy Note 7 tahun lalu.

Baik Galaxy S8 dan S8+ menganut bahasa desain yang serupa, dengan layar 5,8 inci dan 6,2 inci SuperAMOLED yang Samsung sebut dengan nama Infinity Display. Kedua layar lebar berbezel tipis ini memiliki lengkungan pada sisinya yang membuatnya begitu terlihat terintegrasi dengan tubuh metal nya. Resolusinya, jangan tanya lagi, sudah pasti high-end, dengan 2,960 x 1,440 pixels. Sekilas resolusinya memang terlihat aneh, ya memang, itu karena Samsung menggunakan format layar baru dengan rasio 18:9 dibandingkan dengan Galaxy S7 yang menganut rasio 16:9. Rasio layar baru ini mulai diperkenalkan oleh LG, dengan LG G6 nya, dan sepertinya akan menjadi format layar yang lebih populer di masa yang akan datang.

Galaxy S8 dan S8+ versi Amerika Serikat akan dilengkapi dengan chip Qualcomm Snapdragon 835 sedangkan versi internasional akan dilengkapi dengan chip Samsung Exynos 8895. Akan ada perbedaan performa antara kedua chip tersebut, namun Samsung meyakinkan bahwa perbedaannya tidak akan signifikan. Yang jelas, dengan kedua chip muktahir tersebut, pengguna Samsung Galaxy S8 dan S8+ akan disuguhi dengan kecepatan dan kehalusan operasi yang terbaik saat ini. Memory yang diusung Galaxy S8 dan S8+ adalah 4 GB RAM dengan opsi penyimpanan sementara ini hanya tersedia 64 GB. Jika terasa kurang, jangan khawatir, karena Samsung tetap menyediakan slot microSD yang mampu menyokong tambahan penyimpanan sampai dengan 256 GB.

Smartphone Samsung Galaxy seri S memiliki reputasi yang terbilang sangat baik dalam hal kualitas foto, dan Galaxy S8(+) sudah pasti akan meneruskan tradisi itu. Dengan kamera utama 12 Megapixel berteknologi DualPixel beraperture f/1,7 sudah dapat dipastikan bahwa hasil foto nya akan berada pada tingkat tinggi sejajar dengan smartphone-smartphone high-end lainnya. Terlebih lagi, walaupun menggunakan hardware yang kurang lebih sama dengan Galaxy S7, kini Samsung sudah mengimplementasikan algoritma pemrosesan foto yang di klaim lebih baik. Kamera selfienya juga mengalami meningkatan performa dan spesifikasi, dimana kini mengusung kamera 8 Megapixel yang memiliki fitur autofocus.

Pemiliki earphone ataupun headphone yang masih menggunakan jack headphone biasa jangan khawatir, karena Samsung masih menyematkan jack 3,5mm reguler. Namun dengan disertakannya earphone high-end AKG dalam paket pembelian, sepertinya sebagian besar pengguna akan mengganti earphone lamanya dan menggunakan earphone AKG yang diberikan Samsung secara cuma-cuma dalam paket pembelian.

Dengan bagian depan yang sebagian besar diisi dengan layar, Samsung terpaksa mengorbankan tombol home fisik dan menggantinya dengan tombol home virtual pada layar. Hal ini berimbas pada dipindahkannya sensor sidik jari ke bagian belakang unit. Posisi nya agak kurang pas, terlalu berdekatan dengan lensa kamera, sehingga jari berpotensi menutupi dan mengotori lensa kamera, siapkan lap kecil khusus untuk membersihkan lensanya dengan rutin.

Lalu bagaimana dengan kapasitas baterainya? Untuk Galaxy S8, Samsung menyematkan baterai berkapasitas 3000 mAh sama dengan Galaxy S7 sebelumnya, sedangkan pada S8+ Samsung menyematkan baterai berukuran 3500 mAh yang terbilang lebih kecil dibandingkan dengan S7 Edge. Tapi tenang, baik Qualcomm maupun Samsung sendiri menyebutkan bahwa chip terbaru yang digunakan lebih irit energi walaupun performanya meningkat tajam. Jadi paling tidak, daya tahan baterai Galaxy S8 dan S8+ akan menyamai atau bahkan melebihi smartphone sebelumnya.

Ah ya, ada dua hal lagi yang menjadi andalan Samsung Galaxy S8 dan S8+, yang pertama personal assistant baru a’la Siri yang dinamakan Bixby. Dengan Bixby, Samsung mengklaim bahwa hampir semua operasi smartphone dapat dilakukan dengan berbicara kepada Bixby tanpa harus menyentuh layarnya. Bixby bukan personal assitant biasa, karena berbasis AI (Artificial Intelligence), Bixby memiliki kemampuan untuk mempelajari kebiasaan dan perilaku penggunanya. Melalui kamera, Bixby bahkan dapat mengenal objek sehingga dapat membantu mencari informasi yang terkait dengan objek tersebut. Sayangnya, pada peluncuran resminya bulan depan, Bixby baru tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa Korea.  Fitur kedua disebut dengan DeX, dimana melalui sebuah dock kecil, smartphone Galaxy S8 dan S8+ dapat ditaruh disana dan dihubungkan dengan layar monitor besar lengkap dengan keyboard dan mouse untuk menjalankan aplikasi aplikasi Android seperti hal nya pada PC biasa. Tampilan antarmuka nya terbilang mirip dengan Windows 10 dan asyiknya, aplikasi yang dijalankan dapat dirubah ukuran window nya agar dapat diposisikan bersebelahan atau saling menumpuk satu sama lainnya. Samsung bekerjasama dengan beberapa vendor software untuk memastikan bahwa software-software produktifitas terkenal akan bekerja baik dengan DeX. Microsoft adalah salah satu vendor yang terlibat. Software Office milik Microsoft terlihat berjalan dengan sempurna pada demo yang ditunjukkan oleh Samsung. DeX memiliki 2 port USB 2.0, sebuah port USB Type C (hanya untuk charging), sebuah port HDMI, dan sebuah port Ethernet.

Lalu berapa harganya? dimana bisa membelinya? Nah, untuk ini, kita harus bersabar, karena distribusi smartphone tercanggih Samsung ini baru akan dimulai dalam 1 bulan kedepan. Baik harganya maupun ketersediaannya belum dipastikan oleh Samsung. Namun jika pembaca berniat melakukan pre-order, dapat melakukannya di situs Samsung.

(sumber: Engadget)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s