AMD memamerkan CPU ThreadRipper dan GPU Vega

Setelah berhasil membuat Intel khawatir karena CPU Ryzen dan Epyc nya, kini AMD kembali membuat heboh dunia komputer dengan memperkenalkan dua produk sekaligus. Satu produk CPU bernama ThreadRipper dan satu produk GPU bernama Vega.

ThreadRipper memiliki spesifikasi yang cukup membelalakkan mata karena jumlah core nya yang terbilang banyak, sampai dengan 16 core dan 32 thread pada model tertinggi, jika pembaca kemudian berkata bahwa Epyc memiliki jumlah core 2x lebih banyak, 32 core, ya betul, namun perlu diingat bahwa Epyc dikhususkan pada pasar workstation dan server, sedangkan ThreadRipper dapat dipasangkan untuk PC Desktop kita di rumah.  Untuk membalas ini, Intel memang baru-baru ini juga mengumumkan jajaran processor Core i9 yang pada model tertinggi nya memiliki 18 buah core, namun mengingat harganya yang begitu mahal (sekitar US$ 1900) membuat AMD ThreadRipper masih sangat berpotensi dapat mengambil hati para hobbyist maupun dunia bisnis yang menggunakan aplikasi aplikasi kelas berat.

Jumlah jalur PCIe nya luar biasa, tersedia 64 buah jalur PCIe 3.0 pada ThreadRipper, bandingkan dengan Core i9 tipe tertinggi yang “hanya” memiliki 44 buah jalur PCIe 3.0. Artinya apa? pada konfigurasi maksimal, sebuah motherboard untuk ThreadRipper dapat diisi dengan 4 buah kartu grafis berukuran penuh PCIe x16, banyak port M.2 NVMe, banyak port SATA, banyak port USB 3.0/3.1 dan berbagai macam peripherals lainnya. ThreadRipper juga siap mendukung memori DDR4 empat jalur (quad channel) untuk jumlah memori RAM yang masif.

Pada demonstrasi yang dilakukan AMD, ThreadRipper mampu menyelesaikan rendering pada aplikasi Blender hanya dengan waktu 13.04 detik dibandingkan dengan Ryzen 7 1800X yang harus menempuh waktu 36 detik.

Lalu tampil juga GPU Vega, yang diposisikan untuk merebut tahta performa yang sudah lama dinikmati Nvidia dengan jajaran GPU GeForce 1080 nya. Arsitektur GPU baru yang dirancang selama 5 tahun ini diperkirakan dapat mengalahkan bahkan Nvidia Titan X yang terkenal karena kecepatannya. Fitur-fitur baru seperti High Bandwidth Memory 2 (HBM2) dan 4096 stream processors membuat Vega mampu memproses perhitungan FP16 sebanyak 25 TFLOPs dan FP32 sebanyak 12,5 TFLOPs. Bandingkan dengan platform GPU terbaru Nvidia, GP100, yang memiliki kemampuan perhitungan FP16 sebanyak 24 TFLOPs serta FP32 sebanyak 12 TFLOPs.

Baik ThreadRipper dan Vega, direncanakan akan tersedia di pasaran pada paruh kedua tahun 2017 ini. Bagaimana performa riil nya? kita nantikan pertarungannya dengan Intel Core i9 dan Nvidia GeForce 1080Ti.

(sumber: Tom’s Hardware)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s