Apple HomePod, speaker pintar pesaing Amazon Echo dan Google Home

Apple akhirnya ikut terjun ke pasar speaker pintar. Setelah 2 tahun Amazon Echo praktis melenggang tanpa pesaing, persaingan pasar speaker pintar tahun ini diramaikan dengan 3 produk dari nama-nama besar teknologi, yaitu Google Home, Harman Kardon Invoke (yang menggunakan Microsoft Cortana), dan yang terakhir Apple HomePod.

Apakah keterlambatan ini berarti kegagalan bagi Apple? uhm, jelas belum tentu. Masih ingat kasus Apple Watch? dimana Apple juga hadir terlambat di pasar tersebut namun kini justru mengambil pangsa pasar terbesar smartwatch. Walaupun sedikit terlambat, tapi Apple memiliki dua kekuatan andalannya, pelanggan yang loyal dengan mereknya serta produk-produk pendukung yang melengkapinya.

HomePod merupakan sebuah speaker berukuran tinggi sekitar 18 cm, dilengkapi dengan 7 buah tweeter untuk frekuensi suara tinggi, dan 1 buah woofer berukuran 4 inci di atasnya. Speaker ini dapat diaktifkan hanya dengan mengatakan “Hey Siri” dari posisi manapun karena di sekujur tubuhnya dilengkapi enam buah microphone untuk selalu “mendengarkan”.

Dengan chip Apple A8 yang tertanam di dalamnya, speaker ini mampu mengoptimalkan output suaranya bergantung kepada kondisi dan keadaan ruangan. Intinya, Apple memberikan perhatian lebih pada kualitas suara yang dihasilkan oleh HomePod.

Selain dapat dipergunakan untuk memutarkan lagu, HomePod juga dapat memberikan informasi mengenai cuara, pesan yang masuk, jadwal appointment, podcast, penyetelan alarm dan timer, translasi bahasa, informasi stok, informasi lalu lintas dan berbagai informasi lainnya yang dapat disediakan oleh Siri. Selain itu, dengan modul HomeKit, HomePod juga dapat digunakan untuk mengatur berbagai perangkat rumah yang sudah dibuat “pintar”, contoh: penggunanya dapat meminta HomePod untuk menurunkan suhu pendingin sampai angka tertentu hanya dengan berbicara padanya.

Dua buah HomePod dapat digabungkan untuk bekerja sama, sehingga daya jangkaunya menjadi lebih luas. Speaker pintar Apple ini akan mulai tersedia pada bulan Desember nanti di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia dengan harga US$ 349.

(sumber: GSMArena)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s