Sparepart pengganti untuk memperbaiki smartphone yang rusak berpotensi membuat smartphone tidak aman?

Sebuah riset yang dipresentasikan pada event “Usenix Workshop on Offensive Technologies” membeberkan kenyataan bahwa ada kemungkinan parts-parts pengganti yang digunakan dalam proses perbaikan sebuah smartphone yang mengalami kerusakan dapat membypass sistem keamanan yang semula terdapat pada smartphone tersebut. Ini terbukti dengan keberhasilan para periset untuk melakukan perekaman ketukkan pada touchscreen, penginstalasian aplikasi bermalware, serta mengambil foto penggunanya setelah mereka melakukan penggantian parts layar LCD yang dipasangkan pada sebuah smartphone Huawei Nexus 6P dan tablet LG G Pad 7.0.

Ilustrasi smartphone hacking – http://thehackersboard.com/

Sparepart pengganti yang sudah dimodifikasi ini dapat dengan mudahnya digunakan untuk memanfaatkan celah-celah keamanan yang terdapat pada sistem operasi. Parts pengganti seperti ini dapat dibuat dengan harga murah dan dengan volume yang banyak. Dan karena parts tersebut memiliki ciri fisik yang sama persis dengan parts asli, maka akan sulit bagi para teknisi yang melakukan perbaikan untuk mengetahui adanya “fitur jahat” pada sparepart yang mereka pasang.

Celah keamanan berbasis hardware ini berpotensi menyerang gadget berbasis Android dan iOS sekaligus.

Untuk dokumen pdf lengkap mengenai hasil penelitian para periset, klik tautan ini untuk membacanya.

(sumber: SlashDot)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s