Pusing dengan kemacetan yang menjadi, Singapura melarang mobil pribadi tambahan

(sumber gambar: Singapore Guide)

Pemerintah Singapura dibuat pusing tujuh keliling dengan tingkat kemacetan di negara mereka yang semakin hari semakin parah. Bukan karena warganya tidak tertib berlalu lintas, nemun lebih karena kapasitas jalan-jalan di negara mereka yang sudah hampir mencapai titik jenuhnya. Singapura  bukanlah sebuah negara yang memiliki lahan bebas yang luas, sehingga menambah ruas jalan bukan jadi opsi yang masuk akal bagi mereka.

Berbagai cara untuk membatasi pembelian mobil di Singapura sudah dilakukan pemerintahnya, salah satunya dengan pengenaan pajak mobil yang sangat tinggi — begitu tinggi sehingga harga rata-rata sebuah mobil di Singapura adalah 4x lipat lebih tinggi dari negara negara ASEAN lainnya. Pertumbuhan jumlah mobil dan motor baru di Singapura memang secara sengaja dibatasi pada angka 0,25 persen saja setiap tahunnya.

Kini, pemerintah Singapura kembali menambahkan daftar larangan yang mereka terapkan bagi warganya. Warga Singapura tidak diperkenankan memiliki mobil tambahan sampai tahun 2020 nanti. Ini berarti sebagian besar dari 5,6 juta warganya harus menggunakan fasilitas transportasi umum, karena jumlah mobil pribadi dan sewaan yang ada di Singapura kini hanya berkisar 600ribu kendaraan. Untungnya, Singapura memang tidak main-main dalam mengembangkan transportasi umumnya. Beberapa proyek besar bernilai triliunan sedang mereka lakukan untuk membenahi (menyempurnakan) sistem transportasi di negara kota itu demi warganya yang penuh kesibukkan. Bagaimana dengan Indonesia? beranikah kita mengikuti jejak negara tetangga kita tersebut dengan membatasi jumlah penjualan kendaraan baru?

(sumber: Engadget)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s